Minggu, 18 Oktober 2020

Published 10/18/2020 12:17:00 PM by with 0 comment

Soal & Jawaban Klasifikasi Materi dan Perubahannya

 

Soal nomor 1

Hari Jumat malam kemarin, di rumah Sinta sedang ada pemadaman bergilir. Untuk menerangi rumahnya, Sinta menyalakan lilin. Setelah beberapa lama, lilin tersebut meleleh. Jenis perubahan yang terjadi pada lilin adalah perubahan ...

A.   Fisika

B.   Kimia

C.   Sementara

D.   Permanen

Kunci Jawaban : A

Soal nomor 2

Berdasarkan susunan kimianya, materi dikelompokkan menjadi tiga berikut ini, kecuali ….

A. unsur

B. senyawa

C. campuran

D. zat

Kunci jawaban : D

Soal nomor 3

Zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat lain dengan reaksi kimia biasa disebut ….

A.  senyawa

B.  unsur

C.  campuran

D.  larutan

Kunci jawaban : B

Soal nomor 4

Berikut ini adalah nama-nama unsur, kecuali ….

A. oksigen

B. nitrogen

C. udara

D. besi

Kunci jawaban : C

Soal nomor 5

Berikut ini yang merupakan kelompok unsur non logam adalah ….

A. hidrogen,nitrogen, dan oksigen

B. natrium, magnesium, dan alumunium

C. karbon, fosfor, dan kalium

D. nitrogen, silikon, dan raksa

Kunci jawaban : A

Soal nomor 6

Unsur yang paling banyak terdapat di dalam kerak bumi selain oksigen adalah ….

A. magnesium

B. hidrogen

C. silikon

D. alumunium

Kunci jawaban : C

Soal nomor 7

Zat tunggal yang tersusun dari beberapa unsur dengan perbandingan massa tetap disebut ….

A. unsur

B. senyawa

C. campuran

D. larutan

Kunci jawaban : B

Soal nomor 8

Kelompok materi berikut yang berupa unsur adalah ...

A.   Tanah, sirup dan kuningan

B.   Besi, emas dan perak

C.   Udara, kalsium dan klorin

D.   Gula pasir, garam dapur dan cuka

Kunci jawaban : B

Soal nomor 9

Suatu zat dinyatakan dengan rumus kimia NH3. Indeks atom N dan H berturut-turut adalah ….

A. 1 dan 2

B. 1 dan 3

C. 2 dan 3

D. 2 dan 2

Kunci jawaban : B

Soal nomor 10

Suatu zat terdiri dari atom-atom unsur Nitrogen (N) dengan angka indeks 1 dan atom unsur hidrogen (H) dengan angka indeks 4. Penulisan senyawa tersebut yang benar adalah ….

A. NH

B. NH3

C. N2H6

D. NH4

Kunci jawaban : D

Soal nomor 11

Hukum kekekalan massa menyatakan bahwa ….

A.  massa  zat  sebelum  dan  sesudah  reaksi  adalah berubah

B.  massa zat hilang setelah reaksi

C.  massa  zat  sebelum  dan  sesudah  reaksi  adalah tetap

D.  massa zat selalu berubah

Kunci jawaban : C

Soal nomor 12

Segala sesuatu yang menempati ruang dan memiliki massa disebut ….

A. materi

B. unsur

C. senyawa

D. campuran

Kunci jawaban : A

 

 

Soal nomor 13

Berikut ini yang bukan merupakan contoh senyawa adalah ….

A. gula

B. air

C. tanah

D. asam cuka

Kunci jawaban : C

Soal nomor 14

 Senyawa garam dapur dinyatakan dengan lambang ….

A. H2O

B. NaCl

C. NaOH

D. H2SO4

Kunci jawaban : B

Soal nomor 15

Di bawah ini adalah sifat dari campuran, kecuali ….

A. terbentuk melalui reaksi kimia

B. perbandingan massa zat penyusunnya tidak tetap

C. sizat komponen penyusunnya masih tampak

D. tersusun atas beberapa unsur atau beberapa senyawa

Kunci jawaban : A

Soal nomor 16

Contoh campuran homogen dalam kehidupan sehari-hari adalah ….

A. makanan

B. air laut

C. larutan gula

D. air sungai

Kunci jawaban : C

Soal nomor 17

Campuran  antara  dua  macam  zat  atau  lebih  yang partikel-partikel penyusunnya masih dapat dibedakan satu sama lainnya disebut ….

A.  larutan

C. campuran homogen

B.   senyawa

D. campuran heterogen

Kunci jawaban : D

Soal nomor 18

Semakin sedikit kadar emas yang dimiliki menunjukkan ….

A. semakin banyak kandungan emasnya

B. semakin sedikit kandungan tembaganya

C. semakin banyak kandungan tembaganya

D. sama kandungan antara emas dan tembaga

Kunci jawaban : C

Soal nomor 19

Pemisahan campuran dengan cara destilasi didasarkan pada perbedaan ….

A. fasa/wujud zat yang dipisahkan

B. massa jenis dua macam zat yang disaring

C. titik didih dua macam zat cair

D. ukuran molekul dua jenis zat yang disaring

Kunci jawaban : C

Soal nomor 20

Pemisahan minyak bumi menjadi komponen-komponennya dapat dilakukan dengan metode ….

A. filtrasi

B. ekstraksi

C.  destilasi bertingkat

D. evaporasi

Kunci jawaban : C

Read More
      edit

Senin, 12 Oktober 2020

Published 10/12/2020 12:46:00 AM by with 28 comments

Pemisahan Campuran

 

PEMISAHAN CAMPURAN

 

Metode Pemisahan Campuran dapat dibedakan menjadi dua golongan berdasarkan tahap proses pemisahannya, yaitu metode pemisahan sederhana dan metode pemisahan kompleks.

·         Metode pemisahan sederhana adalah metode yang menggunakan cara satu tahap.

·  Metode pemisahan kompleks memerlukan beberapa tahapan kerja. Metode ini biasanya menggabungkan dua atau lebih metode sederhana. Contohnya pengolahan bijih dari pertambangan memerlukan proses pemisahan kompleks.

Prinsip Dasar Pemisahan Campuran

Prinsip pemisahan campuran didasarkan pada perbedaan sifat fisis penyusunnya. Beberapa dasar pemisahan campuran antara lain sebagai berikut :

1.      Ukuran partikel

Bila ukuran partikel zat yang akan dipisahkan berbeda dengan zat pencampur maka campuran dapat dipisahkan dengan metode filtrasi (penyaringan).

2.      Titik didih

Bila antara zat yang ingin dipisahkan dari zat pencampur memiliki titik didih yang jauh berbeda dapat dipisahkan dengan metode destilasi. Apabila titik didih zat yang ingin dipisahkan lebih rendah daripada zat pencampur, maka pada saat campuran dipanaskan antara suhu didih zat tersebut dan di bawah suhu didih zat pencampur, zat tersebut akan lebih cepat menguap, sedangkan zat pencampur tetap dalam keadaan cair dan sedikit menguap ketika titik didihnya terlewati.

3.      Pengendapan

Suatu zat akan memiliki kecepatan mengendap yang berbeda dalam suatu campuran atau larutan tertentu. Zat-zat dengan berat jenis yang lebih besar daripada pelarutnya akan segera mengendap. Jika dalam suatu campuran mengandung satu atau beberapa zat dengan kecepatan pengendapan yang berbeda dan kita hanya menginginkan salah satu zat, maka dapat dipisahkan dengan metode sedimentasi atau sentrifugasi.

 

Metode Pemisahan Campuran

1.      Filtrasi/Penyaringan

Filtrasi atau penyaringan merupakan metode pemisahan untuk memisahkan zat padat dari cairannya dengan menggunakan alat berpori (penyaring). Penyaringan secara besar-besaran contohnya membersihkan air dari sampah pada pengolahan air.

2.      Kristalisasi

Kristalisasi merupakan metode pemisahan untuk memperoleh zat padat yang terlarut dalam suatu larutan. Dasar metode ini adalah kelarutan bahan dalam suatu pelarut dan perbedaan titik beku. Ada dua cara kristalisasi yaitu kristalisasi melalui penguapan dan pendinginan.

·         Kristalisasi melalui penguapan

Kristalisasi cara ini dilakukan dengan menguapkan pelarut dalam suatu larutan. Proses dilakukan dengan cara memanaskan larutan sampai semua pelarut menguap dan diperoleh bahan yang semula terlarut/ zat terlarut. Metoda ini dimanfaatkan pada industri pembuatan garam.

·        Kritalisasi melalui pendinginan

Pada kristalisasi ini larutan jenuh yang suhunya tinggi didinginkan sehingga zat terlarut mengkristal. Hal itu terjadi karena kelarutan berkurang ketika suhu diturunkan. Melalui kristalisasi ini diperoleh zat padat yang lebih murni karena pengotornya tidak ikut mengkristal. Contoh kritalisasi kalium nitrat.

3.      Sublimasi

Sublimasi merupakan metode pemisahan campuran yang didasarkan pada campuran di mana salah satu komponen dapat menyublim (perubahan wujud dari zat padat menjadi gas) sedangkan komponen yang lain tidak dapat menyublim. Bahan-bahan yang menggunakan metode ini adalah bahan yang mudah menyublim. Contohnya iodium atau kapur barus yang kotor dapat dipisahkan dan dibersihkan dari kotorannya. Kapur barus yang bercampur kotoran (pasir) akan menguap menjadi gas ketika dipanaskan.

 4.      Destilasi

Destilasi merupakan metode pemisahan campuran berdasarkan perbedaan titik didih komponen-komponen dalam campuran tersebut. Dasar pemisahannya adalah titik didih yang berbeda antara komponen yang akan dipisahkan. Bahan yang dipisahkan dengan metode ini adalah bentuk larutan atau cair, tahan terhadap pemanasan, dan perbedaan titik didihnya tidak terlalu dekat. Rangkaian alat destilasi tertera pada Gambar.

 

 

Gambar Rangkaian alat Destilasi

Sumber : www.guruipa.com

 

 5.      Kromatografi

 Kromatografi merupakan suatu metoda pemisahan berdasarkan perbedaan pola pergerakan antara fase gerak dan fase diam untuk memisahkan komponen (berupa molekul) yang berada pada larutan. Molekul yang terlarut dalam fase gerak, akan melewati kolom yang merupakan fase diam. Molekul yang memiliki ikatan yang kuat dengan kolom akan cenderung bergerak lebih lambat dibanding molekul yang berikatan lemah.

Secara umum kromatografi kertas dilakukan dengan menotolkan larutan yang berisi sejumlah komponen pada jarak 0,5 sampai 1 cm dari tepi kertas. Setelah penetesan larutan pada kertas, maka bagian bawah kertas dicelupkan dalam larutan pengambang (developing solution). Larutan ini  umumnya terdiri atas campuran beberapa pelarut organik yang telah dijenuhkan dengan air.


Gambar Teknik Pemisahan dengan kromatografi

Sumber : id.wikipedia.org

 Tinta yang berwarna hitam ditotolkan pada kertas, kemudian kertas ini dicelupkan pada pelarut, pelarut ini akan bergerak membawa komponen-komponen pada campuran yang larut.

 Pemanfaatan Pemisahan Campuran dalam kehidupan Sehari-hari

Berikut ini beberapa contoh pemanfaatan metode pemisahan suatu campuran dalam kehidupan sehari-hari.

1.      Metode penyaringan dimanfaatkan pada proses pengolahan air, yaitu membersihkan air dari pengotornya.

2.      Metode kristalisasi dalam kehidupan sehari-hari digunakan dalam pembuatan garam dapur dari air laut. Air laut banyak mengandung mineral terutama garam dapur (NaCl). Petani garam dapur memisahkannya dengan cara air laut ditampung dalam suatu tambak, kemudian dengan bantuan sinar matahari dibiarkan menguap. Setelah proses penguapan, dihasilkan garam dalam bentuk kasar dan masih bercampur dengan pengotornya, sehingga untuk mendapatkan garam yang bersih diperlukan proses rekristalisasi (pengkristalan kembali).

Contoh lain penggunaan metode kristalisasi adalah pembuatan gula putih dari tebu. Batang tebu dihancurkan dan diperas untuk diambil sarinya, kemudian diuapkan dengan penguap hampa udara sehingga air tebu tersebut menjadi kental, lewat jenuh, dan terjadi pengkristalan gula. Kristal ini kemudian dikeringkan sehingga diperoleh gula putih atau gula pasir.

3.      Metode destilasi digunakan pada proses penyulingan minyak bumi, pembuatan minyak kayu putih, pembuatan minyak atsiri dan memurnikan air minum.

Minyak bumi mengandung campuran berbagai jenis cairan yaitu bensin, minyak tanah, solar, oli, dan bagian yang berupa padatan. Masing-masing cairan tersebut dapat dipisahkan melalui destilasi bertingkat atau destilasi fraksional karena mempunyai titik didih yang berbeda. Hasil destilasi minyak bumi, diantaranya: bensin, minyak tanah, oli dan gas.


Read More
      edit

Minggu, 04 Oktober 2020

Published 10/04/2020 09:28:00 PM by with 0 comment

Larutan Asam, basa dan Garam


 









Read More
      edit

Minggu, 06 September 2020

Published 9/06/2020 07:00:00 PM by with 0 comment

Mikroskop

Mengenal dan Menggunakan Mikroskop



Mari kita mengenal bagian-bagian mikroskop.


 
Setelah mengetahui bagian-bagian dari mikroskop, sekarang kita akan belajar cara menggunakan mikroskop, untuk lebih jelasnya kita saksikan video dari link berikut : https://youtu.be/LpWhx0yiIos









Read More
      edit
Published 9/06/2020 11:43:00 AM by with 0 comment

Klasifikasi Makhluk Hidup

 

Sistem Klasifikasi Makhluk Hidup

Pengelompokan makhluk hidup dapat dilakukan dengan berbagai sistem. Sistem pengelompokkan tersebut yaitu artifisial, filogeni, dan natural.

1)                Sistem Klasifikasi Buatan (Artifisial)

Sistem klasifikasi buatan merupakan suatu cara pengelompokan berdasarkan pada karakter-karakter yang dihubungkan dengan kepentingan manusia. Misalnya berdasarkan umur (semusim/setahun/annual, tahunan/perenial), kegunaannya (tanaman pangan, tanaman obat, tanaman perkebunan), habitatnya (tumbuhan xerofit, tumbuhan hidrofit), dan lain-lain.

2)                Sistem Klasifikasi Alami (Natural)

Pengelompokkan pada sistem ini dilakukan berdasarkan pada karakter-karakter alamiah yang mudah untuk diamati, pada umumnya berasarkan karakter morfologi. Pelopor dari sistem klasifikasi alami ini adalah Carolus Linnaeus. Ia adalah yang pertama kali meletakkan dasar-dasar klasifikasi termasuk sistem tata nama binomial nomenclature.

3)                Sistem Klasifikasi Filogeni

Sistem klasifikasi filogeni merupakan suatu cara pengelompokkan organisme berdasarkan garis evolusinya atau sifat perkembangan genetik organisme sejak sel pertama hingga menjadi bentuk organisme dewasa. Sistem klasifikasi ini sangat dipengaruhi oleh perkembangan teori evolusi. Pada sistem klasifikasi ini terkadang ada organisme yang secara morfologisnya berbeda, namun ternyata memiliki karakter genetik yang dekat.

Sistem klasifikasi filogeni ini merupakan sistem klasifikasi yang mendasari sistem klasifikasi modern, yang dipelopori oleh Hutchinson, Cronquist, dan lainnya. Sebagai contoh, dalam klasifikasi modern tumbuhan, Hutchinson mengemukakan pendapat diantaranya:

a)               Tumbuhan berdaun tunggal lebih primitif daripada berdaun majemuk

b)              Tumbuhan dikotil lebih primitif daripada tumbuhan monokotil

c)                Tumbuhan berbiji terbuka lebih primitif dari pada tumbuhan berbiji tertutup

d)              Tumbuhan berbunga dengan benang sari dan putik yang banyak lebih primitif dari pada tumbuhan berbunga dengan benang sari dan putik sedikit.

e)               Tumbuhan berbunga mahkota lepas-lepas lebih primitif daripada tumbuhan berbunga mahkota bersatu.

Sistem klasifikasi makhluk hidup ini terus berkembang seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Namun sistem klasifikasi yang dijadikan acuan dalam pembelajaran ini adalah sistem lima kingdom Whittaker yang membagi makhluk hidup ke dalam lima kerajaan, yaitu Monera, Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia.


             Gambar  Perkembangan sistem klasifikasi makhluk hidup

 

Read More
      edit

Minggu, 02 Agustus 2020

Published 8/02/2020 07:33:00 PM by with 0 comment

Neraca Ohaus dan Konversi satuan

Kerjakan latihan soal di bawah ini:

NERACA OHAUS
Hitungan massa benda yang ditunjukan oleh anak timbangan pada neraca ohaus yang terganbar dibawah ini !
1.







2.





3.







KONVERSI SATUAN
1. Konversikan ke satuan yang diminta
a. 5,3 km   = ........m
b. 4,8 kg    = .........mg
c. 1,5 jam  = ....... menit
d. 2300 cm = ..... dam
e. 200 g     = ...... ons
f. 5400 detik = ..... jam

1. Konversikan ke satuan yang diminta
a. 1,4 m2     = ….. cm2
b. 300 mm2 = ….. dm2
c. 4 m3          =  …. Liter
d. 7500 ml   = …… dm3

Read More
      edit

Kamis, 23 Juli 2020

Published 7/23/2020 07:47:00 PM by with 0 comment

ALAT UKUR BESARAN POKOK

                           1. Alat ukur panjang

                           Alat ukur panjang : Penggaris, roll meter, jangka sorong, mikrometer sekrup
                 2. Alat ukur massa
                  3. Alat ukur waktu
                 4. Alat ukur suhu
                             Alat ukur suhu : Termometer 
                       5. Alat ukur kuat arus listrik

                     Alat ukur Kuat arus listrik : Ampere meter


Lihat juga  video berikut :

https://youtu.be/tZDxEY61-18



Read More
      edit